Dapur SPPG Tamanan 2 Kemirian Bondowoso Sajikan Ragam Menu, Pastikan MBG Disukai Siswa

Editor Satu

Suasana siswa sekolah di Tamanan, menerima MBG dari SPPG Tamanan 2 Kemirian.

 

Penulis/Editor: Ubay – Aliansi Jurnalis Independen Bondowoso

BONDOWOSO, RADAR INDONESIA.COM  – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tamanan 2 Kemirian, Kabupaten Bondowoso, terus meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam penyajian menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah ini dilakukan sebagai upaya strategis agar anak-anak di sekolah tidak merasa bosan, tetapi bersemangat dan lahap dalam mengonsumsi makanan yang disiapkan pemerintah.

Berbagai menu olahan disiapkan dengan cita rasa yang sengaja disesuaikan dengan selera anak-anak. Meskipun mengutamakan rasa dan variasi, tim dapur tetap berpegang teguh pada standar gizi seimbang, kebersihan, dan keamanan pangan sesuai panduan yang berlaku.

Proses penyiapan menu yang beragam ini dilaksanakan setiap hari selama jam operasional dapur. Setelah dimasak dan dikemas dengan baik, makanan kemudian didistribusikan ke berbagai satuan pendidikan di wilayah Tamanan, yang mencakup jenjang pendidikan mulai dari PAUD, Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Dalam menyusun daftar menu, tim pengelola dapur, koki, dan tenaga penyiapan bekerja sama secara intensif dengan tenaga ahli gizi. Kolaborasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Dapur guna menjamin kualitas rasa sekaligus memastikan kandungan gizi yang terkandung tepat sasaran bagi kebutuhan pertumbuhan anak usia sekolah.

Penyajian ragam menu yang tidak berulang ini menjadi kunci utama agar program MBG dapat diterima dengan baik dan berkelanjutan.

Pihak pengelola SPPG sangat menyadari karakteristik anak-anak yang seleranya cenderung cepat berubah dan mudah merasa bosan jika disajikan jenis masakan atau rasa yang itu-itu saja setiap hari.

Oleh karena itu, inovasi olahan makanan menjadi prioritas utama. Tujuannya agar tujuan besar program ini, yaitu memperbaiki status gizi dan mendukung kecerdasan anak didik, dapat tercapai secara maksimal dan merata.

Baca juga
Mudik Tenang, Barang Aman: Polres Bondowoso Hadirkan Layanan Penitipan Kendaraan dan Barang Berharga Gratis!

Secara teknis penyusunan menu, tim dapur memadukan penggunaan bahan pangan lokal dengan teknik pengolahan yang bervariasi. Mulai dari dikukus, direbus, ditumis, hingga digoreng dengan takaran minyak dan lemak yang terukur serta dibatasi agar tetap sehat.

Setiap porsi disusun dengan kombinasi lengkap antara protein hewani, protein nabati, karbohidrat, serta serat. Komposisi ini diracik sedemikian rupa agar kandungan gizinya seimbang, namun tampilannya menarik dan rasanya tetap menggugah selera anak-anak.

Kepala Dapur SPPG Tamanan 2 Kemirian, Andina, dalam keterangannya kepada awak media menyampaikan bahwa tantangan terbesar dalam menjalankan tugas ini adalah memastikan makanan yang disajikan benar-benar disukai siswa dan dihabiskan sampai tetes terakhir, tidak ada yang terbuang. Oleh sebab itu, pihaknya berkomitmen terus berinovasi menghadirkan menu-menu baru setiap harinya.

Kami sadar betul, namanya anak-anak itu seleranya unik dan cepat bosan. Kalau menunya itu saja setiap hari, dikhawatirkan siswa jadi malas makan atau makanan terbuang percuma. Maka dari itu, kami di dapur bertekad terus berkreasi menyajikan ragam menu, variasi olahan, serta rasa yang lezat,” ujar Andina saat ditemui, Selasa (2/6/2026).

Ia menambahkan, ada satu tujuan besar yang ingin dicapai dari semua kerja keras tim di dapur tersebut. “Tujuannya satu, supaya anak-anak suka, lahap makannya, gizinya terserap tubuh dengan baik, dan akhirnya mereka tumbuh sehat, kuat, serta cerdas,” tegasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, variasi menu yang disiapkan juga menyesuaikan ketersediaan bahan pangan di pasar lokal sekitar. Hal ini selain bertujuan agar tetap ekonomis, juga mendukung produk petani atau pedagang lokal tanpa mengurangi kualitas gizi sedikit pun.

Pihaknya juga rutin melakukan evaluasi rasa dan kualitas masakan setiap hari, guna memastikan standar kelezatan, kebersihan, dan higienitas selalu terjaga dari dapur hingga sampai ke tangan siswa di sekolah.

Baca juga
Polri Berduka,Polres Bondowoso Melaksanakan Sholat Gaib untuk Anggota yang Gugur di Way Kanan Lampung

Upaya positif yang dilakukan Dapur SPPG ini pun mendapatkan sambutan baik dari para guru dan pihak sekolah mitra. Mereka mengamati adanya perubahan positif, di mana antusiasme siswa semakin tinggi saat jam makan tiba. Para siswa kini selalu penasaran dan bersemangat menanti menu apa yang akan disajikan hari itu.

Kondisi ini membuktikan bahwa strategi variasi menu menjadi faktor penentu keberhasilan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di wilayah Tamanan.

Hingga kini, Dapur SPPG Tamanan 2 Kemirian terus berkomitmen menjaga konsistensi rasa, kebersihan, dan kreativitas menu agar manfaat program MBG dapat dirasakan secara maksimal oleh ribuan siswa yang menjadi sasaran setiap harinya.