Aktual dan Tajam
RedaksiIndeks

Bulog Lampaui Target Beras Nasional, Kanca Bondowoso Sumbang Capaian 106 Persen

Editor Satu

Editor: Ubay

BONDOWOSO, RADAR INDONESIA.COM – Perum BULOG mencatat rekor pengadaan beras tertinggi sepanjang sejarah dengan realisasi nasional mencapai 4,11 juta ton setara beras hingga 8 Oktober 2026.

Capaian sebesar 102,88 persen dari target pemerintah sebesar 4 juta ton itu turut didukung kinerja Perum BULOG Kantor Cabang (Kanca) Bondowoso yang merealisasikan pengadaan hingga 106,63 persen dari target di wilayah Kabupaten Bondowoso dan Situbondo.

Berdasarkan data pengadaan, BULOG Kanca Bondowoso berhasil menyerap 70.025.474 kilogram atau sekitar 70.025 ton setara beras dari target 65.669.000 kilogram.

Dengan demikian, realisasi pengadaan di wilayah kerjanya mencapai sekitar 106,63 persen atau melampaui target yang telah ditetapkan.

Capaian tersebut menjadi kontribusi nyata BULOG Kanca Bondowoso dalam mendukung keberhasilan pengadaan beras nasional.

Penyerapan gabah dan beras dari produksi petani dilakukan melalui kerja sama dengan petani, kelompok tani, mitra penggilingan, serta berbagai pemangku kepentingan di Kabupaten Bondowoso dan Situbondo.

Pemimpin Cabang Perum BULOG Kanca Bondowoso, Eko Yudi Miranto, menyampaikan bahwa keberhasilan melampaui target merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang terlibat dalam proses penyerapan gabah dan beras di wilayah kerjanya.

Menurutnya, sinergi dengan petani dan mitra penggilingan menjadi bagian penting dalam mengoptimalkan pengadaan hasil produksi dalam negeri.

Upaya tersebut sekaligus mendukung pelaksanaan penugasan pemerintah dalam memperkuat cadangan beras nasional.

Secara nasional, realisasi pengadaan BULOG hingga 8 Oktober 2026 mencapai 4.115.014 ton setara beras atau 102,88 persen dari target 4 juta ton.

Angka tersebut melampaui realisasi sepanjang 2025 yang tercatat sebesar 3.191.969 ton setara beras, sekaligus melewati rekor pengadaan sebelumnya pada 2012 yang mencapai sekitar 3,65 juta ton.

“Tentu ini merupakan keberhasilan bersama, semua pihak yang terlibat baik para petani, mitra penggilingan padi dan semua unsur yang telah bekerja sama dengan Bulog sehingga capaian yang diraih oleh Bulog di atas target nasional,” kata Yudi, Jumat (9/10/2026).

Baca juga
Pertalite "Langka"di Bondowoso? Komisi 2 Bongkar Biangnya: Pasokan Telat, Warga Keburu Panik!

Sementara itu, Direktur Utama Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han., mengapresiasi seluruh insan BULOG serta pihak-pihak yang berkontribusi dalam pencapaian tersebut.

Ia menilai keberhasilan itu merupakan hasil kerja keras, dedikasi, dan kolaborasi jajaran BULOG bersama petani serta pemangku kepentingan pangan di berbagai daerah.

Capaian pengadaan nasional tersebut memperkuat peran BULOG dalam menjalankan penugasan pemerintah, terutama menyerap hasil produksi petani, memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP), serta menjaga ketersediaan pasokan pangan bagi masyarakat.

Pengadaan dari produksi dalam negeri juga menjadi bagian penting dalam mendukung stabilisasi harga beras, baik di tingkat produsen maupun konsumen. Ketersediaan cadangan yang memadai dapat memperkuat kesiapan pemerintah dalam menjaga pasokan dan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

BULOG Kanca Bondowoso menyatakan komitmennya untuk terus mengoptimalkan pengadaan gabah dan beras dalam negeri, menjaga kualitas hasil serapan, serta memastikan ketersediaan stok sesuai penugasan pemerintah.

Melalui capaian di tingkat daerah tersebut, BULOG Kanca Bondowoso diharapkan terus berkontribusi terhadap penguatan cadangan pangan nasional sekaligus mendukung kesejahteraan petani di wilayah Bondowoso dan Situbondo.