Aktual dan Tajam
RedaksiIndeks

Tim Verval Mabes TNI Turun Lapangan, KDMP Bondowoso Tak Sepenuhnya Rampung. Apa Yang Diperiksa?

Radar Indonesia

BONDOWOSO, RADAR INDONESIA. COM – Pelaksanaan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) gelombang pertama di Kabupaten Bondowoso menjadi sorotan setelah ditemukan sejumlah komponen bangunan yang belum terpasang, mulai pintu harmonika, pintu pos satpam, hingga pagar untuk gas elpigi

Temuan ini memunculkan pertanyaan serius mengenai ketuntasan pekerjaan fisik dan mekanisme verifikasi dan validasi (verval), terlebih tim verval dari Mabes TNI disebut telah melakukan peninjauan langsung ke lapangan.

Komandan Kodim (Dandim) 0822 Bondowoso, Letkol Inf Prawito, mengaku telah mengetahui adanya bangunan KDKMP yang belum selesai. Hal itu disampaikannya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Selasa (20/10/2026).

“Sudah tahu, Bu. Karena itu jajaran saya,” jawab Dandim Prawito.

Saat ditanya apakah bangunan yang belum selesai tersebut bisa dinyatakan lolos verval, Prawito menegaskan, “Bangunan yang belum selesai belum diverval, Bu.” tambahnya lagi

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa, menurut Dandim, bangunan yang belum tuntas belum menjalani proses verval. Namun, penjelasan itu belum menjawab berapa jumlah bangunan yang masih bermasalah, sejauh mana progres penyelesaiannya, dan kapan seluruh komponen yang belum terpasang akan dituntaskan.

Tim Mabes TNI Sudah Turun, Apa yang Sebenarnya Diperiksa?

Persoalan ini menjadi penting karena peninjauan lapangan oleh tim verval tidak serta-merta berarti seluruh bangunan telah dinyatakan lolos pemeriksaan. Perlu kejelasan apakah peninjauan tersebut mencakup seluruh lokasi KDKMP gelombang pertama atau hanya bangunan yang telah memenuhi persyaratan untuk diverifikasi.

Jika pintu harmonika, pintu pos satpam, dan pagar untuk gas elpiji merupakan bagian dari lingkup pekerjaan yang diwajibkan, maka ketidaktersediaannya perlu dicocokkan dengan spesifikasi teknis, daftar kuantitas pekerjaan, serta dokumen pemeriksaan.

Pertanyaan mendasarnya: apakah bangunan yang belum selesai memang belum diajukan untuk verval, atau sudah pernah dikunjungi dalam rangka peninjauan progres tetapi belum menjalani penilaian akhir?

Baca juga
Lagi! Evakuasi Tiga Pendaki Tersesat di Gunung Krincing Bondowoso Ditemukan Selamat

Perbedaan antara peninjauan, pemeriksaan teknis, dan penetapan hasil verval harus dijelaskan secara terbuka agar tidak menimbulkan kesalahpahaman mengenai status pembangunan.

Sebab, kehadiran tim pemeriksa di lapangan tidak otomatis membuktikan bangunan telah lolos verval. Sebaliknya, belum terpasangnya komponen tertentu juga harus dinilai berdasarkan persyaratan teknis yang berlaku, bukan semata-mata berdasarkan penilaian visual.

Saat dimintai keterangan mengenai jumlah KDKMP yang belum menjalani verval, Dandim 0822 menyarankan agar media datang langsung untuk memperoleh data.

“Sebaiknya kalau pengen tahu data datang saja, Bu,” ujarnya.

Jawaban tersebut belum memberikan angka maupun rincian mengenai lokasi KDKMP yang belum selesai. Hingga konfirmasi berlangsung, belum diperoleh data pasti mengenai jumlah bangunan yang belum terpasang kelengkapannya, persentase progres fisik, maupun target penyelesaian.

Pernyataan Dandim bahwa bangunan yang belum selesai dan belum menjalani verval memberikan gambaran awal mengenai status pemeriksaan. Namun, masih ada sejumlah hal yang perlu dijawab, mulai jumlah bangunan yang belum tuntas, tahapan pemeriksaan oleh tim Mabes TNI, hingga kepastian penyelesaian komponen yang masih kurang.

Berita ini diturunkan berdasarkan temuan dan konfirmasi melalui WhatsApp kepada Dandim 0822 Bondowoso pada 20 Oktober 2026. Belum diperoleh data resmi mengenai jumlah bangunan yang belum selesai maupun dokumen hasil verval dari Mabes TNI. Status dan konsekuensi teknis atas komponen yang belum terpasang perlu dipastikan melalui dokumen pekerjaan dan kriteria pemeriksaan yang berlaku.