BONDOWOSO, RADAR INDONESIA.COM – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tamanan 2 Kemirian, Bondowoso, menyalurkan insentif kepada 31 guru koordinator Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah, Senin (25/5/2026).
Pemberian insentif ini sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras para guru penanggungjawab MBG dalam memastikan pelaksanaan program berjalan lancar dan tepat sasaran.
Asisten Lapangan (Aslap) SPPG Tamaman2 Kemirian, Miftahul Hamdi, menyebut 31 orang guru yang ditunjuk sebagai koordinator MBG di masing-masing satuan pendidikan menerima haknya secara langsung.
Miftah menyampaikan, insentif ini merupakan komitmen SPPG untuk menghargai peran strategis guru.
Menurutnya, para koordinator memiliki tanggung jawab besar, diantaranya memastikan MBG diterima dalam kondisi baik, aman, dan mendistribusikannya secara merata kepada seluruh siswa penerima.
Kemudian Pengawasan Kebersihan dan Kualitas, yakni memantau kebersihan food tray (wadah makan), area penyajian, dan memastikan SOP gizi makanan tetap terjaga.
Juga Pemantauan dan Pelaporan. Mengoordinasikan penanganan jika terjadi insiden di lapangan dan melaporkan kinerja harian program.
“Para guru koordinator ini bekerja di garis terdepan. Mereka tidak hanya mengajar, tapi juga turut memantau dan memastikan makanan yang diterima siswa benar-benar aman, sehat, dan bergizi,” ujar Miftah.
Oleh karena itu, kata Miftah, pihaknya menganggap perlu memberikan apresiasi berupa insentif ini agar kinerja mereka semakin optimal dan merasa diperhatikan,
Lebih lanjut dijelaskan, dana insentif yang disalurkan bersumber dari operasional dapur SPPG. Penyaluran ini dilakukan sebanyak dua kali dalam sebulan.
Salah satu guru koordinator,
Paud Al-Imam, Ibu Sofin, mengaku senang dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan dapur SPPG.
Ia mengungkapkan, insentif ini bukan sekadar nilai materi, melainkan bukti bahwa kerja keras mereka dalam mengawal gizi anak bangsa diapresiasi oleh pengelola program.
“Kami merasa sangat dihargai. Tentu ini akan semakin memacu kami untuk bekerja lebih teliti lagi, demi kesehatan dan kecerdasan anak-anak didik kami melalui program makan bergizi ini,” ujarnya.
Dengan tersalurkannya insentif ini, SPPG Tamanan 2 Kemirian Bondowoso berharap seluruh jajaran koordinator terus bersinergi menjaga kualitas pelayanan.
Program MBG di wilayah tersebut diharapkan dapat memberikan dampak nyata berupa peningkatan gizi, daya tahan tubuh, dan konsentrasi belajar siswa, sehingga tercipta generasi muda yang sehat, cerdas, dan berprestasi.






