Al-Islah Bondowoso Terapkan Bilik Penyembelihan demi Jaga Syariat dan Psikologi Hewan Kurban

Radar Indonesia

Bondowoso, RADARINDONESIA.COM— Proses penyembelihan hewan kurban di Pondok Pesantren Al-Islah Bondowoso tahun ini menarik perhatian masyarakat.

Berbeda dengan kebanyakan tempat penyembelihan lainnya, Al-Islah menggunakan bilik-bilik tertutup untuk proses penyembelihan sapi dan kambing.
Pengasuh pesantren Kyai Yasin Dhiaul Haq menjelaskan, penggunaan bilik tersebut bukan sekadar untuk efisiensi kerja, tetapi bagian dari penerapan syariat Islam dalam memperlakukan hewan kurban.

“Kita ingin menjaga adab kepada hewan. Dalam syariat Islam tidak boleh membiarkan hewan yang masih hidup melihat hewan lain disembelih,” ungkapnya saat dikonfirmasi. Rabu, 27/5/2026

Menurutnya, bilik tertutup dibuat agar hewan yang masih hidup tidak melihat bangkai maupun mendengar suara hewan lain saat disembelih sehingga tidak mengalami tekanan psikologis.

Sistem tersebut juga membuat proses pemotongan berjalan lebih cepat dan tertata. Kandang hewan ditempatkan tepat di belakang bilik penyembelihan sehingga distribusi hewan menuju tempat sembelih berlangsung efisien.

“Masuk satu ekor, bilik ditutup, selesai disembelih langsung dibawa ke depan untuk dikuliti, dicacah dan ditimbang,” katanya.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, panitia melibatkan lebih dari 600 orang yang terdiri dari santri, ustaz, hingga jamaah sekitar.

Selain itu, panitia juga bekerja sama dengan puskesmas, dinas peternakan, aparat kepolisian dan TNI guna memastikan keamanan serta kesehatan hewan kurban.

Baca juga
Pastikan Menu MBG Berkualitas, SPPG Tamanan 2 Kemirian Bondowoso Sasar 2.827 Penerima Manfaat