GKJW Bondowoso: PORSENI Bukan Sekadar Lomba, Tapi Merawat Kebersamaan dan Prestasi

Radar Indonesia

Bondowoso, RadarIndonesia.com – Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) 2026 tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan di bidang olahraga dan seni, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk mempererat persaudaraan, membangun silaturahmi, dan melahirkan generasi muda berprestasi di Kabupaten Bondowoso.

Hal tersebut disampaikan Cahyo Adi, Wakil Ketua Majelis Jemaat GKJW Bondowoso, yang mewakili Ketua Majelis Pdt. Kristyanti Retno Wahyuni, S.Si., M.A. GKJW Bondowoso sendiri dipercaya menjadi tuan rumah pembukaan PORSENI yang melibatkan puluhan gereja di wilayah Bondowoso.

Menurut Cahyo, poin terpenting dari kegiatan tersebut adalah terciptanya kebersamaan antarumat Kristiani melalui aktivitas di luar peribadatan yang selama ini masih jarang dilakukan.

“Event seperti ini sangat penting karena bukan hanya kegiatan ibadah, tetapi juga kegiatan sosial yang membangun kebersamaan antar gereja. Semangat persaudaraan seperti ini harus terus kita jaga dan tingkatkan bersama,” ujarnya.

Ia menilai, olahraga dan seni mampu menjadi jembatan yang efektif untuk memperkuat hubungan antarjemaat sekaligus menumbuhkan rasa saling memiliki di tengah keberagaman gereja yang ada di Bondowoso.

Tak hanya itu, kehadiran Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam pembukaan PORSENI juga menjadi simbol harmonisnya hubungan antara umat Kristiani dan pemerintah daerah.

“Kehadiran pemerintah melalui Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga yang mewakili Bupati menunjukkan bahwa silaturahmi antara umat Kristiani dan pemerintah daerah terus terjalin dengan baik. Ini menjadi modal penting untuk bersama-sama membangun Bondowoso,” katanya.

Lebih jauh, PORSENI juga dinilai sebagai ajang pencarian bakat bagi anak-anak, remaja, dan pemuda gereja yang memiliki potensi di bidang olahraga maupun seni.

“Siapa tahu dari kegiatan ini lahir atlet, seniman, atau generasi muda berprestasi yang nantinya bisa membawa nama baik Bondowoso di tingkat yang lebih tinggi. Mereka adalah bagian dari masyarakat Bondowoso yang harus diberikan ruang untuk berkembang,” ungkapnya.

Baca juga
Dari Gereja ke Barak, KPAR GKJW Bondowoso Bentuk Karakter Anak Bersama Yonif Raider 514/SY

Cahyo berharap PORSENI BAMAG dapat menjadi agenda rutin tahunan yang semakin besar dan mampu melibatkan seluruh warga Kristiani di Bondowoso. Bahkan, ia membuka peluang agar ke depan kegiatan serupa juga dapat melibatkan umat lintas agama sebagai sarana memperkuat kerukunan.

“Suatu saat nanti, olahraga dan seni bisa menjadi media silaturahmi yang lebih luas dengan melibatkan saudara-saudara dari agama lain. Karena pada akhirnya, yang kita bangun adalah kebersamaan, persaudaraan, dan kecintaan terhadap Bondowoso,” tuturnya.

Di akhir pesannya, Cahyo mengajak seluruh umat Kristiani untuk terus menumbuhkan semangat persatuan, memperkuat kasih kepada sesama, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

“Mari kita terus membangun kebersamaan, semangat dalam persekutuan, serta meningkatkan cinta kasih kepada sesama, bangsa, dan negara, khususnya kepada Kabupaten Bondowoso yang kita cintai bersama,” pungkasnya.