Tutup Bulan Bung Karno 2026, Sinung Sudrajat: Pancasila dan Ajaran Bung Karno Harus Terus Hidup di Hati Generasi Muda

Radar Indonesia

Bondowoso, http://RadarIndonesia.com – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bondowoso resmi menutup rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno 2026 pada Sabtu (27/6terhada

Berbagai agenda yang telah berlangsung sejak 5 Juni itu menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme, kebangsaan, dan kecintaan terhadap ideologi Pancasila kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bondowoso, Sinung Sudrajat, S.Sos, menegaskan bahwa Bulan Bung Karno bukan sekadar agenda seremonial, melainkan upaya menjaga warisan pemikiran dan ideologi Sang Proklamator agar tetap hidup dalam perjalanan bangsa Indonesia.

“Hari ini, tepat tanggal 27 Juni 2026, kami menutup seluruh rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno yang telah dimulai sejak 5 Juni lalu. Insya Allah, kita akan bertemu kembali pada bulan Juni tahun depan karena ini merupakan agenda tetap tahunan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bondowoso,” ujar Sinung.

Menurutnya, sejumlah perlombaan yang digelar tahun ini akan terus dipertahankan, bahkan dikembangkan dengan sistem trofi bergilir agar menjadi tradisi yang berkelanjutan dan mampu melahirkan bibit-bibit berprestasi.

“Mulai dari sepak bola kelompok usia, lomba domino, Mobile Legends, hingga berbagai kegiatan lainnya akan terus kami laksanakan dari tahun ke tahun. Ada piala bergilir sebagai bentuk keberlanjutan dan semangat kompetisi yang sehat,” katanya.

Di hadapan peserta yang hadir, Sinung juga mengajak masyarakat untuk memahami makna penting bulan Juni dalam sejarah bangsa Indonesia. Ia mengingatkan bahwa tiga peristiwa besar yang menentukan perjalanan Republik Indonesia semuanya terjadi pada bulan tersebut.

“Peristiwa-peristiwa besar yang sangat berpengaruh terhadap perjalanan republik ini semuanya ada di bulan Juni. Tanggal 1 Juni adalah Hari Lahir Pancasila, yang penggagasnya adalah Bung Karno.

Kemudian 6 Juni adalah hari kelahiran Bung Karno, dan 21 Juni merupakan hari wafat beliau. Tetapi yang beliau wariskan kepada kita adalah ideologi dan semangat kebangsaan yang harus terus dijaga,” ungkapnya.

Baca juga
Tanpa Keluhan! MBG dari SPPG Koncer Kidul Bondowoso Malah Jadi Magnet Siswa Semangat Sekolah

Sinung menegaskan, warisan terbesar Bung Karno bukan sekadar sejarah, melainkan nilai-nilai perjuangan yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara hingga saat ini.

“Kita tidak hanya mewarisi nama besar Bung Karno, tetapi juga ideologi dan semangat perjuangannya. Perjalanan bangsa Indonesia ke depan tidak boleh lepas dari akar sejarah yang telah dibangun oleh beliau,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pancasila harus dipahami sebagai roh dan identitas bangsa Indonesia yang mampu menyatukan keberagaman.

“Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga jiwa bangsa Indonesia. Nilai-nilai itulah yang harus terus kita hidupkan dan diwariskan kepada generasi penerus,” pungkas Sinung Sudrajat.

Penutupan Bulan Bung Karno 2026 berlangsung meriah dengan nuansa nasionalisme yang kental, sekaligus menjadi penegasan komitmen PDI Perjuangan Bondowoso dalam menjaga dan menanamkan ajaran Bung Karno kepada masyarakat secara berkelanjutan.