Warga Sekitar PG Panji Keluhkan Bau Menyengat, Dinas Lingkungan Hidup Diminta Ambil Sikap

Editor Satu

RADAR INDONESIA.COM- Bau menyengat diduga dari aktivitas Pabrik Gula PG Panji dikeluhkan warga sekitar. Bau tak sedap tersebut dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari.

Warga meminta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Situbondo segera turun tangan dan mengambil sikap tegas.

“Baunya sudah keterlaluan, apalagi malam hari sampai masuk ke rumah, bikin batuk-batuk. Kami minta DLH segera cek ke lokasi,” ujar salah satu warga Desa Panji yang tidak ingin disebutkan namanya, Selasa (14/7/2026).

Menurut warga, bau menyengat muncul bertepatan dengan dimulainya masa giling di PG Panji.

“Kami tidak tau sumber bau dari mana tapi diduga berasal dari limbah atau ampas tebu yang menumpuk di area pabrik, jadi baunya tercium hingga ke lingkungan,” ujar warga sekitar.

Warga tidak anti pabrik gula. Namun mereka juga butuh. Tapi tolong lingkungan juga dijaga. Jangan sampai warga yang dirugikan, bahkan beberapa waktu lalu aliran air berwarna putih dan kalau sore hari aliran jadi pelangi kami tetap diam, tapi sekarang ini sudah bau” tambahnya.

Warga berharap DLH Kabupaten Situbondo segera melakukan uji kualitas udara dan air di sekitar PG Panji. Jika terbukti melanggar baku mutu, warga meminta diberikan sanksi tegas.

“Kami minta DLH tidak tutup mata. Datang, ukur, dan tegur kalau memang salah. Kami warga juga punya hak atas udara bersih,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PG Panji dan DLH Situbondo belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan tersebut.

Redaksi Radar Indonesia.com masih berupaya melakukan konfirmasi kepada manajemen PG Panji dan DLH Kabupaten Situbondo.

(Red)

Baca juga
Perkuat Ekonomi Desa Sesuai Asta Cita, Wakil Menteri BUMN Tinjau Program Kemitraan Kopi Perhutani di Bondowoso