2.350 Pelari Ramaikan Bondowoso Night Run 2026, Budi Gede: Bukan Sekadar Lari, Ada Pariwisata dan Ekonomi

Radar Indonesia

BONDOWOSO, RADAR INDONESIA.COM Bondowoso Night Run 2026 tak sekadar menjadi ajang olahraga. Sebanyak kurang lebih 2.350 peserta ambil bagian dalam event yang mengusung tema “Run, Glow and Culture” tersebut, dengan memadukan olahraga lari malam, tata cahaya, seni dan budaya.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Bondowoso, Budi Gede Setiawan, menyampaikan bahwa konsep kegiatan sengaja dirancang lebih luas. Lari malam dijadikan pintu masuk untuk menggerakkan olahraga sekaligus memperkenalkan potensi wisata dan budaya daerah.

Menurutnya, peserta tidak hanya berasal dari Bondowoso. Sejumlah komunitas lari dari berbagai kabupaten/kota sekitar turut hadir, termasuk pelari nasional.

“Peserta yang berpartisipasi pada malam hari ini kurang lebih 2.350 orang. Terdiri dari pelari lokal Bondowoso, dari beberapa kabupaten dan kota di sekitar kita, komunitas lari, termasuk peserta pelari nasional,” kata Budi Gede dalam laporan pelaksanaan kegiatan.

Ia menegaskan, Bondowoso Night Run memiliki misi mendorong gaya hidup sehat, menyediakan hiburan yang terintegrasi dengan seni dan budaya, sekaligus menciptakan ruang interaksi sosial yang positif antara komunitas olahraga, masyarakat dan pemerintah daerah.

Namun, efek yang dibidik tidak berhenti pada olahraga. Budi Gede menyebut kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan multiplier effect terhadap perekonomian daerah, terutama sektor pariwisata, perhotelan, penginapan, UMKM dan kuliner.

“Harapan kami dari capaian dan dampak kegiatan yang kita selenggarakan pada malam hari ini, kita bisa mempromosikan pariwisata dan budaya Bondowoso, bisa mendukung Ijen UNESCO Global Geopark,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran ribuan peserta dari luar daerah berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi selama kegiatan berlangsung. Mulai dari hunian hotel dan penginapan hingga omzet pelaku UMKM dan usaha kuliner di kawasan pusat kota.

Baca juga
Perhutani KPH Bondowoso Perkuat Rehabilitasi Hutan melalui Penanaman Tanaman Pembangunan 2025

“Sekaligus membawa dampak ekonomi, peningkatan hunian hotel, penginapan, serta peningkatan omzet para pelaku UMKM dan kuliner di sekitar pusat kota,” imbuhnya.

Momentum Bondowoso Night Run 2026 juga beririsan dengan kegiatan Festival Kopi Nusantara (FKN) ke-9 dan Tembakau 2026. Kondisi tersebut menjadi peluang bagi peserta dan pengunjung untuk menikmati sekaligus membeli berbagai produk UMKM yang ditampilkan dalam festival.

Dengan menggabungkan lari, cahaya, budaya dan ekonomi kreatif, Bondowoso Night Run diharapkan tidak berhenti sebagai event sesaat. Kegiatan tersebut diproyeksikan menjadi bagian dari upaya memperkuat promosi Bondowoso sebagai daerah tujuan wisata sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

Budi Gede juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bondowoso atas arahan, dukungan dan kebijakan yang diberikan, serta kepada seluruh pihak yang terlibat sehingga Bondowoso Night Run 2026 dapat terlaksana.

“Run, Glow and Culture” akhirnya bukan hanya slogan. Ribuan pelari menjadi bagian dari upaya membawa olahraga, budaya, pariwisata dan ekonomi lokal Bondowoso bergerak dalam satu panggung.