Polandia hingga Belanda Datang, FKN IX Bondowoso Bidik Pasar Kopi Global

Radar Indonesia

BONDOWOSO, RADAR INDONESIA.COM – Persiapan Festival Kopi Nusantara (FKN) IX di Bondowoso terus dimatangkan. Dinas Pertanian Bondowoso memastikan seluruh persiapan sejauh ini berjalan lancar, termasuk kehadiran peserta dari luar Pulau Jawa hingga jaringan perkopian internasional.

Kepala Dinas Pertanian Bondowoso, Mulyadi, mengatakan FKN IX tidak hanya diarahkan sebagai kegiatan seremonial, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata terhadap pemasaran produk unggulan daerah.

“Alhamdulillah, untuk persiapan FKN sejauh ini lancar-lancar saja. Untuk para peserta sudah ada beberapa dari luar Jawa, dari Sumatera juga ada,” kata Mulyadi.

Menurutnya, penyelenggaraan FKN kali ini melibatkan pihak yang memiliki jaringan luas di dunia perkopian. Hal tersebut diharapkan membuka peluang bagi kopi Bondowoso untuk semakin dikenal, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional.

Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah lelang kopi. Para peserta nantinya dapat menyediakan produk kopi untuk ditawarkan kepada buyer yang hadir dalam Festival Kopi Nusantara.

“Harapannya tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Output-nya bagaimana produk di Bondowoso ini lebih laku. Jadi bukan hanya sebatas melaksanakan festival, tetapi ada sesuatu yang lebih, dalam artian produk ini nantinya bisa diketahui khalayak banyak dan juga ada transaksi,” jelasnya.

Selain kopi, sektor tembakau juga mendapat ruang khusus dalam rangkaian FKN IX. Sejumlah perlombaan akan digelar untuk memperkenalkan potensi tembakau Bondowoso, mulai dari budidaya hingga lomba rajang tembakau, baik jenis rajang halus maupun rajang gajah kasar.

Pemkab Bondowoso juga menargetkan FKN IX menjadi pintu masuk bagi investor. Sejumlah investor dari luar daerah bahkan luar negeri disebut akan dihadirkan untuk melihat langsung potensi komoditas unggulan Bondowoso.

“Beberapa investor dari luar juga kita datangkan,” ungkap Mulyadi.

Baca juga
Bukan Anak Orang Kaya, Bukan dari Sekolah Favorit: Siswi di Bondowoso Menuju OSN Nasional

Ia menambahkan, FKN IX akan berlangsung selama delapan hari, dengan rangkaian kegiatan yang diharapkan mampu mempertemukan petani, pelaku usaha, buyer, investor, serta pecinta kopi dan tembakau.

Kehadiran jaringan internasional juga menjadi salah satu peluang strategis. Menurut Mulyadi, terdapat pihak dari Polandia dan Belanda yang turut dijadwalkan hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Dengan konsep tersebut, FKN IX diharapkan tidak berhenti sebagai festival tahunan, melainkan menjadi ruang promosi, penguatan jejaring usaha, pembukaan pasar, sekaligus mendorong terjadinya transaksi produk pertanian Bondowoso.

Target akhirnya jelas: kopi dan produk pertanian Bondowoso tidak hanya dipamerkan, tetapi semakin dikenal, memiliki pasar lebih luas, dan menghasilkan transaksi nyata bagi pelaku usaha serta petani.