SITUBONDO, RADARINDONESIA.COM- Dugaan pencemaran sungai akibat limbah berwarna putih yang sempat meresahkan warga di sekitar PG Panji, Kabupaten Situbondo, kini telah tuntas ditangani. Manajer Teknik Bahtiar Yudistira memastikan permasalahan tersebut clear dan berkomitmen memperkuat upaya pelestarian lingkungan.
Sebelumnya, perubahan warna air sungai beberapa waktu lalu diduga berasal dari proses operasional pabrik gula. Menindaklanjuti keluhan masyarakat, General Manager PG Panji, Dony sapaan akrabnya menambahkan, langsung membentuk tim investigasi internal untuk menelusuri sumber masalah hingga ke akar-akarnya.
“Alhamdulillah kasusnya sudah clear dan sudah kami atasi. Kami berkomitmen penuh untuk menjaga kebersihan lingkungan di sekitar operasional pabrik,” ujar Dony kepada wartawan, Rabu (2/9/2026).
Sebagai langkah perbaikan, PG Panji melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Instalasi Pengolahan Air Limbah atau IPAL. Manajemen juga memperketat pengawasan pada setiap tahapan produksi agar limbah yang dibuang telah sesuai baku mutu yang ditetapkan pemerintah.
Koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Situbondo juga terus dilakukan. Hal ini sebagai bentuk pengawasan.
“Kami tidak ingin kejadian ini terulang kembali. Ke depan pengawasan internal akan kami perkuat. Kami juga membuka ruang komunikasi dengan masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan,” tegas Bahtiar Yudistira.
Hingga saat ini kondisi aliran sungai di sekitar PG Panji terpantau sudah kembali normal. Pihak pabrik berharap langkah cepat ini dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat dan menjadi bukti tanggung jawab PG Panji sebagai BUMN terhadap lingkungan sekitar.
(Uday)






