Tanpa Keluhan! MBG dari SPPG Koncer Kidul Bondowoso Malah Jadi Magnet Siswa Semangat Sekolah

Radar Indonesia

Bondowoso, RADAR INDONESIA.COM – Implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Koncer Kidul, Kecamatan Tenggarang, Bondowoso, terus menuai respons positif.

Hingga saat ini, program tersebut dilaporkan berjalan mulus tanpa keluhan dari orang tua, bahkan disebut-sebut menjadi “magnet” baru yang meningkatkan kehadiran siswa di sekolah.

Berdasarkan pantauan di sejumlah sekolah penerima manfaat di wilayah jangkauan SPPG Koncer Kidul, para siswa tampak sangat antusias menyambut kedatangan petugas pembawa kotak makanan hangat.

Menu yang disajikan secara rutin setiap hari kerja ini dinilai tidak hanya memenuhi standar kecukupan gizi, tetapi juga memiliki cita rasa yang disukai anak-anak.

Sejumlah wali murid mengungkapkan rasa syukur mereka atas keberlanjutan program ini.

Mereka mengaku tidak lagi merasa khawatir atau repot menyiapkan bekal sekolah yang bergizi setiap pagi.

Dampak ekonominya pun mulai terasa, di mana pengeluaran harian untuk uang jajan anak dapat dialihkan untuk kebutuhan rumah tangga lainnya.

“Anak saya sekarang jauh lebih semangat berangkat sekolah. Dulu kalau pagi kadang malas-malasan, sekarang motivasinya beda karena tahu ada MBG, biasanya dimakan bareng bersama teman-temannya di kelas,” ujar salah satu wali murid PAUD di desa Koncer Kidul.

Pihak pendidik juga mencatat adanya tren positif pada tingkat kehadiran siswa. Dengan adanya kepastian makan siang bergizi di sekolah, jumlah siswa yang absen tanpa keterangan mengalami penurunan yang signifikan.

Selain itu, fokus belajar siswa di jam-jam terakhir setelah istirahat dinilai lebih stabil karena kebutuhan nutrisi mereka telah tercukupi secara tepat waktu.

Dapur MBG SPPG Koncer Kidul terus berkomitmen menjaga kualitas dan keamanan pangan. Distribusi dilakukan secara “Gerak Cepat” agar makanan sampai di tangan siswa sebelum lonceng istirahat berbunyi dalam kondisi masih segar.

Baca juga
KPH Bondowoso dan BPBD Berpartisipasi Aktif Dalam Penanaman Pohon, 250 Lebih Peserta Terlibat Dalam Aksi Tersebut

Kesuksesan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi puluhan dapur SPPG lainnya yang tersebar di wilayah Bondowoso, guna mendukung percepatan penurunan angka stunting dan peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak dini.(*)