BONDOWOSO, RADAR INDONESIA.COM – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Tamanan 2, Kecamatan Tamanan, Bondowoso, mendapat respons positif dari pihak sekolah.
Hingga saat ini, sekolah menyebut tidak menerima keluhan dari siswa maupun wali murid terkait makanan yang disalurkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tamanan 2 Kemirian.
Kepala SDN Tamanan 2, Kusmiyadi, S,Pd. mengatakan pelaksanaan program MBG di sekolahnya berjalan lancar. Selama program berlangsung, tidak ada siswa yang mengalami keluhan kesehatan maupun menyampaikan keberatan terhadap makanan yang diberikan.
“Alhamdulillah, sejauh ini tidak ada keluhan. Tidak ada satu pun murid kami yang sakit perut atau mengeluh soal makanan. Semuanya berjalan lancar dan dalam kondisi aman,” ujar Kusmiyadi Kamis (30/7/2026).
Menurut Kusmiyadi, program MBG tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi siswa selama berada di sekolah, tetapi juga memberikan manfaat bagi orang tua. Dengan adanya makanan bergizi yang disediakan di sekolah, orang tua tidak lagi harus menyiapkan bekal makanan setiap hari.
Ia menilai makanan yang disajikan sejauh ini layak konsumsi, higienis, serta memiliki komposisi yang mendukung kebutuhan gizi anak.
“Anak-anak juga terlihat menikmati makanan yang diberikan. Mereka makan dengan lahap dan setelah itu bisa kembali mengikuti kegiatan belajar dengan baik,” jelasnya.
Untuk memastikan kualitas makanan tetap terjaga, pihak sekolah melakukan pengawasan secara langsung dan terus berkoordinasi dengan tim SPPG.
Aspirasi maupun masukan dari siswa dan wali murid juga menjadi bagian dari evaluasi pelaksanaan program.
“Kami turut mengawasi setiap menu yang disajikan dan selalu berkoordinasi dengan pihak SPPG. Kami juga menampung aspirasi dari siswa maupun wali murid untuk disampaikan sebagai bahan evaluasi bersama,” katanya.
Kusmiyadi menegaskan, pihak sekolah mendukung keberlanjutan program MBG karena manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh para siswa.
“Manfaatnya sangat terasa bagi siswa. Kami berharap program MBG ini terus berkelanjutan dan menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung pemenuhan gizi anak serta membantu menekan angka stunting di wilayah kami,” pungkasnya.






