Kepala SDN Wonosuko 1, Soni Andiwijaya, saat memberikan sambutan di acara asesmen di hadapan wali murid.
Editor: Ubay – RADAR INDONESIA
BONDOWOSO, RADAR INDONESIA.COM – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Wonosuko 1, Kecamatan Tamanan, Bondowoso, menggelar kegiatan Asesmen Diagnostik yang diikuti wali murid dari siswa baru, pada Rabu (29/7/2026).
Langkah ini dilakukan untuk mengenali potensi anak serta menyelaraskan pola pendidikan di rumah dan di sekolah.
Kepala SDN Wonosuko 1, Soni Andiwijaya, menjelaskan asesmen ini mencakup pengecekan kesiapan belajar siswa baru, serta pengisian instrumen dan wawancara bagi orang tua.
“Tujuan asesmen pada siswa baru adalah untuk memetakan kemampuan awal, baik dari sisi kognitif maupun non-kognitif,” ujar Soni usai kegiatan, Rabu (29/7/2026).
Asesmen kognitif berfungsi mengidentifikasi capaian kompetensi dasar anak, seperti kemampuan literasi dan numerasi dasar (pengenalan huruf, angka, dan warna), untuk mengetahui tingkat penguasaan materi awal.
Sementara asesmen non-kognitif bertujuan menggali kondisi psikologis, emosi, latar belakang keluarga, serta gaya belajar dan minat siswa.
“Kami undang wali murid baru untuk memberikan sejumlah pertanyaan yang wajib diisi, karena orang tualah yang paling mengetahui karakter, sifat, dan potensi anak sesungguhnya,” jelas Soni.
Hasil asesmen ini nantinya menjadi acuan guru untuk merancang metode pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan siswa.
“Dari sini kami bisa mengidentifikasi siswa yang memerlukan pendampingan khusus, sekaligus menjadi dasar penyusunan modul ajar dan rencana pelajaran yang tepat sasaran,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris PGRI Bondowoso yang juga Ketua K3S Kecamatan Tamanan, H. Slamet Budianto, sangat mengapresiasi langkah tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini sangat penting dilakukan agar guru lebih mudah memahami karakter dan potensi setiap siswa baru.
Asesmen terhadap wali murid, kata Slamet, bertujuan membangun kemitraan pendidikan untuk menyamakan visi antara sekolah dan keluarga.
Hal ini juga untuk menyamakan pemahaman terkait aturan dan program sekolah sejak awal tahun ajaran, serta menggali informasi akurat mengenai riwayat kesehatan, kebiasaan, kondisi emosi, hingga pola asuh anak di rumah.
“SDN Wonosuko 1 ini merupakan satu-satunya SD di Tamanan yang menyelenggarakan asesmen bagi siswa baru, tentu kami atas nama PGRI mengapresiasi, kami berharap SD lainnya juga bisa melakukan asesmen pada siswa baru,” pungkasnya.
Kegiatan asesmen ini turut dihadiri oleh Sekretaris PGRI Kabupaten Bondowoso H. Slamet Budianto, Ketua LKBH PGRI Bondowoso, Miftah Huda, Wakil Ketua LKP3A Fatayat NU Bondowoso, Lutfiah, serta wali kelas 1, Ika Sari Utami.






