Juara di Tengah Keterbatasan, MA Al Irsyad Minta Pemkab Bondowoso Tak Tutup Mata pada Fasilitas Futsal Pelajar

Radar Indonesia

BONDOWOSO, RADAR INDONESIA.COM– Keberhasilan MA Al Irsyad Al Islamiyyah Bondowoso meraih gelar juara pertama dalam ajang futsal antarpelajar menjadi bukti bahwa prestasi bisa lahir dari kerja keras, doa, dan semangat pantang menyerah. Namun, di balik capaian tersebut, terselip harapan agar pemerintah lebih serius memberi perhatian terhadap pembinaan olahraga di sekolah.

Muhammad Syafiq dan M. Syahrofi selaku pelatih dari MA Al Irsyad Al Islamiyyah Bondowoso mengungkapkan, keberhasilan tim tidak diraih dengan mudah. Persiapan dilakukan melalui doa, latihan rutin, serta ikhtiar yang diiringi tawakal kepada Allah SWT.

“Yang pertama kami berdoa kepada Allah, kemudian latihan rutin, dan tetap bertawakal. Itu yang menjadi kunci kami,” ujar mereka.

Meski berhasil menjadi juara, tim mengaku menghadapi berbagai keterbatasan selama proses persiapan. Sebagai sekolah berbasis pondok pesantren, waktu latihan harus menyesuaikan dengan jadwal kegiatan santri sehingga tidak leluasa.

Selain itu, jumlah siswa yang relatif sedikit membuat pilihan pemain juga terbatas. Kondisi tersebut berbeda dengan sekolah-sekolah besar yang memiliki lebih banyak peserta didik sehingga lebih mudah menjaring atlet berbakat.

“Kalau dibandingkan sekolah lain, mereka punya lebih banyak murid sehingga pilihan pemainnya juga lebih banyak. Kami harus memaksimalkan potensi yang ada,” ungkapnya.

Persiapan menuju kompetisi juga dinilai kurang ideal karena masa latihan bertepatan dengan libur pondok yang hanya berlangsung sekitar satu hingga satu setengah minggu.

Di sisi lain, mereka berharap Pemerintah Kabupaten Bondowoso lebih serius memperhatikan pengembangan olahraga pelajar, khususnya futsal. Menurut mereka, fasilitas latihan yang memadai menjadi kebutuhan mendasar agar potensi atlet muda daerah dapat berkembang.

Mereka juga menyoroti kapasitas GOR yang dinilai belum mampu menampung antusiasme masyarakat saat pertandingan berlangsung. Banyak suporter yang datang harus kecewa karena tidak mendapatkan tiket masuk akibat keterbatasan kapasitas.

Baca juga
Undian Pajak Digelar, UPT PPD Bondowoso Beri Apresiasi dan Ajak Warga Taat Bayar Pajak Kendaraan

“Kami berharap fasilitas futsal lebih diperhatikan. Selain itu, kapasitas GOR juga perlu ditingkatkan karena banyak pendukung yang tidak bisa masuk untuk menyaksikan pertandingan,” katanya.

Prestasi MA Al Irsyad Al Islamiyyah menunjukkan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk menjadi juara. Namun, mereka berharap keberhasilan ini menjadi pengingat bagi pemerintah bahwa pembinaan atlet muda tidak cukup hanya mengandalkan semangat para pelajar, melainkan juga membutuhkan dukungan nyata berupa fasilitas dan sarana olahraga yang memadai.