Bondowoso, http://Radarindonesia.com – Kebersamaan lintas generasi menjadi semangat utama dalam pelaksanaan Ibadah Padang Inter Generasi yang diikuti jemaat Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW), Selasa (16/6/2026). Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum untuk beribadah di alam terbuka, tetapi juga memperkuat hubungan antarjemaat dari berbagai kelompok usia.
Ketua Panitia Ibadah Padang Inter Generasi, Andreas Decky Kailey yang didampingi oleh Stefany Wihelda dan wianda Pascariena mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai wadah untuk mempererat komunikasi antara anak-anak, remaja, pemuda, hingga orang tua dalam satu kebersamaan yang utuh.
Menurutnya, kehidupan bergereja tidak dapat dipisahkan dari peran seluruh generasi. Karena itu, melalui ibadah padang, panitia ingin membangun komunikasi, kebersamaan, dan rasa saling memiliki di antara seluruh jemaat.
“Ibadah padang ini menjadi sarana untuk mempertemukan seluruh generasi dalam satu persekutuan. Kami ingin membangun kedekatan, memperkuat tali persaudaraan, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam kehidupan bergereja,” ujar Decky
Selain sebagai sarana mempererat hubungan sosial, kegiatan tersebut juga bertujuan mengajak jemaat lebih dekat dengan ciptaan Tuhan melalui suasana alam yang asri dan penuh ketenangan.
“Ibadah di alam terbuka memberikan pengalaman yang berbeda. Jemaat diajak mensyukuri anugerah Tuhan melalui keindahan alam sekaligus merefleksikan nilai-nilai iman dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Decky menjelaskan, konsep inter generasi sengaja diangkat agar terjadi proses saling belajar dan saling menguatkan antara generasi muda dan generasi yang lebih senior. Dengan demikian, nilai-nilai iman, pelayanan, dan kebersamaan dapat terus diwariskan secara berkelanjutan.
“Kami berharap melalui kegiatan ini tercipta hubungan yang semakin erat antarjemaat. Generasi muda dapat belajar dari pengalaman generasi yang lebih tua, sementara generasi senior juga dapat memahami semangat dan cara pandang generasi muda,” tegasnya.
Ia berharap kegiatan semacam ini tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan mampu melahirkan semangat pelayanan, kepedulian, dan kebersamaan yang terus hidup dalam kehidupan jemaat.
“Harapan kami, setelah kegiatan ini selesai, semangat persaudaraan, kasih, dan pelayanan tetap terjaga. Iman yang dibangun bersama harus diwujudkan dalam kehidupan nyata, baik di lingkungan gereja maupun di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Melalui Ibadah Padang Inter Generasi tersebut, jemaat diajak untuk semakin memperkuat iman, mempererat persaudaraan, serta membangun kebersamaan yang harmonis antarusia sebagai modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.












