Sidoarjo,RADAR_INDONESIA.COM – Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Kabupaten Sidoarjo mendeklarasikan komitmennya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mendukung berbagai kebijakan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur.
Deklarasi tersebut digelar di Desa Kemiri, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (30/7/2026), dan diikuti sekitar 125 pengurus serta anggota APKLI Kabupaten Sidoarjo di bawah kepemimpinan Ketua APKLI Kabupaten Sidoarjo, Sri Wahyuningsih.
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan, pembacaan doa, sambutan Ketua APKLI, pembacaan deklarasi, dan diakhiri dengan foto bersama.
Dalam sambutannya, Sri Wahyuningsih menegaskan bahwa pedagang kaki lima dan pelaku UMKM memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi kerakyatan. Karena itu, menurutnya, seluruh anggota APKLI memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga stabilitas keamanan agar aktivitas perdagangan dapat berjalan dengan aman dan nyaman.
“Situasi kamtibmas yang kondusif menjadi fondasi penting bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi. Ketika masyarakat merasa aman, para pedagang dapat menjalankan usahanya dengan tenang dan roda perekonomian dapat terus bergerak,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh anggota APKLI agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Anggota diminta tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, khususnya berita bohong (hoaks), ujaran kebencian, maupun informasi yang bersifat provokatif.
Selain itu, Sri Wahyuningsih mengajak seluruh anggota untuk mengedepankan komunikasi dan musyawarah dalam menyampaikan aspirasi sehingga tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Pada sesi deklarasi, seluruh peserta menyatakan komitmen mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, siap menyelesaikan setiap persoalan secara damai, serta mendukung program kerja dan kebijakan pemerintah yang bertujuan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Deklarasi tersebut juga menegaskan komitmen APKLI Kabupaten Sidoarjo untuk terus menjaga persatuan, memperkuat solidaritas antaranggota, serta menjadi pelaku usaha yang taat aturan, produktif, dan berkontribusi positif bagi pembangunan daerah.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dengan sesi foto bersama seluruh peserta.
Melalui kegiatan ini, APKLI Kabupaten Sidoarjo diharapkan dapat menjadi mitra pemerintah dalam mengajak para pedagang kaki lima, pelaku UMKM, dan masyarakat luas untuk menjaga kondusivitas wilayah, meningkatkan literasi digital, serta mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Timur.(Tim)

