Bondowoso, RADAR INDONESIA.COM
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (Ka.SPPG) Pekalangan, Tenggarang, Bondowoso, menggelar briefing bagi puluhan relawan dapur, Selasa (12/5/2026).
Briefing ini difokuskan pada penekanan aspek kedisiplinan kerja dan kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam upaya menjamin kualitas dan keamanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala SPPG Pekalangan, Alihya Khaifanto Safafa, menegaskan bahwa peran relawan merupakan ujung tombak keberhasilan program nasional ini.
Dalam arahannya, relawan dapur ditekankan untuk mengikuti prosedur kerja sesuai SOP yakni mulai dari persiapan bahan, proses masak, pemorsian (packing), hingga distribusi.
Mengingat makanan yang diproduksi akan dikonsumsi oleh anak-anak sekolah, ibu hamil, dan menyusui, maka tingkat ketelitian dalam setiap proses pengolahan tidak bisa ditawar.
“Disiplin adalah kunci. Kita bekerja dengan bahan makanan yang memiliki masa kedaluwarsa dan risiko kontaminasi jika tidak ditangani dengan benar,” ujar pria yang akrab dipanggil Ivank ini.
Oleh karena itu, kata Ivank, setiap relawan wajib mematuhi SOP yang telah ditetapkan, mulai dari pemilihan bahan, proses memasak, hingga tahap pengemasan.
Selain masalah teknis memasak, briefing tersebut juga menyoroti pentingnya manajemen waktu. Operasional dapur yang dimulai sejak dini hari menuntut para relawan untuk hadir tepat waktu agar distribusi makanan tidak mengalami keterlambatan.
“Ketepatan waktu distribusi sangat krusial. Jika kita terlambat di dapur, maka anak-anak di sekolah juga akan terlambat menerima asupan gizi mereka. Kita harus bekerja sebagai satu tim yang solid,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, para relawan juga diingatkan mengenai pentingnya menjaga higienitas pribadi. Penggunaan perlengkapan seperti celemek, penutup kepala, dan masker menjadi kewajiban yang harus ditaati selama berada di dalam dapur produksi.
Kepatuhan terhadap SOP ini juga mencakup pemantauan berkala terhadap kualitas bahan baku.
Kepala SPPG menginstruksikan agar relawan segera melaporkan jika menemukan bahan makanan yang tidak sesuai standar gizi agar segera dilakukan penggantian.
Melalui briefing rutin ini, diharapkan seluruh relawan di SPPG Pekalangan, memiliki pemahaman dan semangat yang sama dalam memberikan pelayanan terbaik demi menciptakan generasi yang sehat dan cerdas melalui program Makan Bergizi Gratis.







