Pewarta: Ubay
BONDOWOSO, RADAR INDONESIA.COM – Puskesmas Tamanan berhasil menorehkan prestasi luar biasa dengan memborong dua penghargaan sekaligus di tingkat kabupaten, yakni Juara 1 Lomba Video Profil Integrasi Layanan Primer (ILP) dan Peringkat 7 Penilaian Kinerja Puskemas (PKP) dari total 25 puskesmas se-Bondowoso tahun 2026.
Prestasi ini merupakan buah manis dari kerja keras, dedikasi tinggi, serta sinergi solid seluruh jajaran staf Puskesmas Tamanan.
Kedua penghargaan ini menjadi motivasi besar untuk terus konsisten menghadirkan pelayanan kesehatan yang prima, cepat, dan ramah bagi seluruh warga Kecamatan Tamanan.
Gelar Juara 1 dalam kategori Video Profil Integrasi Layanan Primer membuktikan kreativitas puskesmas dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana memperkenalkan gambaran nyata pelayanan mereka secara visual.
Video tersebut dinilai sangat informatif, mampu menampilkan fasilitas lengkap, program unggulan, serta nuansa pelayanan yang humanis kepada masyarakat.
Kepala Puskesmas Tamanan, drg. Ratna Sari Dewi, menjelaskan bahwa video profil tersebut menyajikan rangkuman seluruh klaster pelayanan kesehatan terintegrasi.
“Mulai dari klaster manajemen, meliputi pengelolaan sumber daya manusia, keuangan, hingga pengarsipan. Kemudian mencakup juga klaster kesehatan ibu dan anak, kesehatan usia dewasa, kesehatan lingkungan (kesling), penanganan penyakit menular, serta layanan lintas klaster seperti rawat inap, UGD, pelayanan persalinan, kesehatan gigi dan mulut, hingga laboratorium,” papar drg. Ratna, Kamis (23/7/2026).
Sementara itu, posisi di peringkat ke-7 dari total 25 puskesmas yang dinilai di Kabupaten Bondowoso, menegaskan bahwa tata kelola administrasi maupun pelayanan klinis di Puskesmas Tamanan telah memenuhi standar yang sangat baik.
drg. Ratna mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian luar biasa ini.
Ia berkomitmen untuk tidak berpuas diri dan akan terus meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat melalui evaluasi kinerja yang berkelanjutan, serta memperkuat upaya promotif (penyuluhan), preventif (pencegahan), kuratif (pengobatan), hingga rehabilitatif (pemulihan).
“Harapannya, Puskesmas Tamanan ke depan bisa semakin maju dalam capaian kinerja, mempererat koordinasi dan sinergitas dengan lintas sektor, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan kompetensi sumber daya manusia yang ada,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso, M. Jasin, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh puskesmas yang berhasil meraih penghargaan tersebut.
Ia berpesan agar prestasi ini dijadikan pemicu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, atau setidaknya mampu mempertahankan apa yang sudah diraih saat ini.
“Bagi puskesmas yang belum meraih penghargaan, teruslah berpacu dan berinovasi, sehingga di kesempatan mendatang atau tahun depan bisa bergantian turut merasakan keberhasilan serupa,” ujar Kadinkes.
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa pihaknya rutin melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala—baik mingguan, bulanan, maupun triwulan terhadap seluruh puskesmas.
Ia menegaskan, Dinkes berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi menyeluruh atas kinerja dan pelayanan Puskesmas.
Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi, kata dia, Dinkes memberikan penghargaan atau reward seperti yang telah diterima saat ini.
Hal ini bertujuan agar mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat terus meningkat dan berjalan lebih baik lagi.
“Semoga apresiasi ini turut memacu seluruh jajaran kesehatan untuk terus berinovasi, mengembangkan talentanya, dan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat” pungkasnya.





