BONDOWOSO, RADAR INDONESIA.COM – Ratusan warga memadati lokasi kegiatan pemeriksaan dan pengobatan gratis yang difasilitasi anggota DPRD Bondowoso Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), di YPI Nurul Anwar, Desa Tegal Mijin, Grujugan, Senin (20/7/2026).
Antusiasme warga tampak terlihat sejak dini hari, banyak yang rela mengantre untuk mendapatkan berbagai layanan medis secara cuma-cuma.
Mulai dari pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, asam urat, hingga konsultasi medis untuk berbagai keluhan kesehatan yang dirasakan.
Anggota DPRD Bondowoso Fraksi PKB, A. Mansur, menjelaskan kegiatan ini dihadirkan untuk mendekatkan akses layanan kesehatan kepada masyarakat yang masih kesulitan menjangkau fasilitas kesehatan resmi.
Menurut legislator Daerah Pemilihan IV ini, upaya menjaga kesehatan dan mendeteksi penyakit sejak dini sangatlah penting.
Sebagai wakil rakyat, pihaknya berkewajiban hadir untuk meringankan beban warga, khususnya dalam hal pelayanan kesehatan.
“Program ini merupakan wujud nyata kepedulian kami selaku wakil rakyat. Semoga masyarakat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk mengetahui kondisi kesehatan masing-masing,” ujar Mansur saat ditemui di lokasi kegiatan.
Mansur menegaskan bahwa kesehatan adalah hak dasar setiap warga negara. Melalui kegiatan ini, ia berharap warga dapat mendeteksi penyakit lebih awal serta terbantu meringankan beban biaya pengobatan.
“Jika nantinya ada warga yang harus dirujuk atau membutuhkan pengobatan lanjutan, kami siap mendampingi dan memfasilitasi secara gratis. Target kami bukan hanya pemeriksaan sesaat, melainkan memastikan pengobatan berlanjut hingga warga pulih, sehingga ada tindak lanjut yang jelas ke depannya,” tuturnya.
Selain pemeriksaan dan pengobatan, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sosialisasi kesehatan.
Warga yang hadir mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat, serta saran untuk membatasi konsumsi makanan berlemak dan terlalu manis guna mencegah berbagai penyakit di masa mendatang.
Hingga kegiatan berakhir, tercatat sekitar 500 warga telah memanfaatkan layanan kesehatan yang disediakan.
Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi dengan Yayasan Nafiatul Ummah, Dinas Kesehatan Bondowoso, peserta KKN UIN KHAS Jember, Universitas Jember (UNEJ), serta Yayasan Nurul Anwar.






