BONDOWOSO, RADAR INDONESIA.COM – Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kemirian 2 Tamanan bersama Ahli Gizi secara rutin melakukan pengarahan atau briefing kepada seluruh relawan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh tahapan pengolahan makanan berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).
Melalui briefing ini, dipastikan bahan baku yang digunakan segar dan berkualitas, proses memasak higienis, komposisi gizi seimbang, hingga cara pengemasan dan pengiriman tetap aman dan terjaga suhunya sampai ke tangan siswa.
Hal ini juga untuk menyamakan persepsi dan membangun kedisiplinan seluruh tim dalam menjalankan tugasnya.
Dalam pelaksanaannya, sesi briefing berisi penyampaian target harian, pengecekan kebersihan diri dan perlengkapan kerja, penjelasan menu serta takaran gizi yang harus dipenuhi hari itu, hingga evaluasi singkat atas pelaksanaan kerja hari sebelumnya.
Ahli Gizi juga secara rinci mengingatkan soal komposisi zat gizi agar makanan yang dihasilkan tidak hanya enak, tapi juga memenuhi kebutuhan pertumbuhan anak sekolah.
Kepala SPPG Tamanan 2 Kemirian, Andina, menyampaikan bahwa konsistensi ini adalah kunci keberhasilan program MBG.
“Briefing rutin ini adalah langkah awal kami menjaga mutu. Semua relawan harus paham bahwa makanan yang kami buat adalah amanah untuk generasi penerus. Tidak boleh ada kelalaian sedikitpun, mulai dari memilih bahan, memasak, hingga mengantar ke sekolah,” kata Andina, Selasa, (19/5/2026).
Sementara itu, Ahli Gizi SPPG Tamanan 2 Kemirian, menambahkan bahwa melalui pengarahan rutin ini, seluruh relawan semakin memahami pentingnya peran masing-masing dalam menjaga kualitas gizi.
“Kami pastikan setiap menu yang keluar dari dapur kami mengandung karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayur, dan buah yang lengkap dan takarannya tepat sesuai kebutuhan anak,” jelasnya.
Berkat konsistensi dan pengawasan ketat ini, hingga saat ini hasil olahan SPPG Tamanan 2 Kemirian selalu mendapatkan respon positif dari pihak sekolah dan orang tua murid karena kualitas rasa, kebersihan, dan kandungan gizinya yang terjamin. (*)








