Talenta Muda Bondowoso Bersinar, Panitia Soroti Perhatian Nyata Dari Pemkab

Radar Indonesia

BONDOWOSO, RADAR INDONESIA.COMMenjelang penutupan P3 Futsal Championship yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (3/8/2026) malam di GOR Pelita Bondowoso, panitia memastikan seluruh persiapan telah rampung. Acara penutupan dipastikan akan dikemas lebih meriah dengan laga final, penampilan seni budaya, serta dihadiri jajaran Forkopimda.

Penyelenggara sekaligus Sekretaris DPC PPP Bondowoso Ahmadi menyampaikan, hingga Minggu malam seluruh tim telah bekerja maksimal sehingga persiapan acara telah mencapai tahap akhir.

“Alhamdulillah, teman-teman dari J- Group Sportiva sangat kompak dan antusias mempersiapkan seluruh rangkaian acara ceremony. Kami mengundang Bupati Bondowoso, Forkopimda, para ketua DPD, serta Ketua DPW P3 Jawa Timur beserta jajaran. Kami berharap semuanya dapat hadir,” ujarnya.

Laga puncak akan mempertemukan tim terbaik dari kategori SMA dan SMP yang memperebutkan gelar juara. Panitia berharap pertandingan final menjadi momentum untuk menunjukkan kualitas atlet muda Bondowoso yang telah bertanding secara sportif selama turnamen berlangsung.

Namun di balik persiapan kemeriahan penutupan, penyelenggara dan panitia juga melontarkan pesan kepada Pemerintah Kabupaten Bondowoso. Mereka menilai pembinaan atlet muda tidak boleh berhenti setelah turnamen usai.

Menurutnya, P3 Futsal Championship sejak awal digelar bukan hanya untuk mencari juara, melainkan sebagai wadah menemukan sekaligus membina bibit-bibit atlet futsal dan sepak bola yang memiliki potensi besar.

“Kami ingin membantu pemerintah membina anak-anak muda yang memiliki talenta di bidang olahraga. Mereka sudah membuktikan kemampuannya di lapangan. Kini saatnya pemerintah memberikan perhatian yang nyata,” tegasnya saat dikonfirmasi Minggu malam, 2/8/2036.

Tak hanya atlet, penyelenggara juga meminta pemerintah memberi ruang kepada komunitas kreatif lokal. Selama 15 hari penyelenggaraan turnamen, tim muda J- Group Sportiva dinilai mampu bekerja secara profesional mulai dari produksi acara hingga komunikasi dengan berbagai pihak.

Baca juga
Bongkar Curanmor Di Pujer,Polres Bondowoso Tangkap Dua Tersangka

“Kinerja mereka sangat baik dan profesional. Anak-anak muda seperti ini perlu mendapat dukungan agar kreativitasnya terus berkembang, bukan dibiarkan berjalan sendiri,” katanya

Ia juga menyoroti pentingnya pelestarian seni budaya lokal yang akan ditampilkan dalam acara penutupan, seperti patrol dan pertunjukan seni dari pelajar. Menurutnya, budaya daerah merupakan identitas Bondowoso yang semestinya mendapat perhatian lebih serius dari pemerintah.

“Kami berharap pemerintah tidak hanya hadir saat penyerahan piala. Yang lebih penting adalah hadir dalam bentuk pembinaan berkelanjutan, baik bagi atlet, komunitas kreatif, maupun pelaku seni budaya. Potensi mereka sudah ada, tinggal kemauan untuk mendukung dan mengembangkannya,” pungkasnya.