Aktual dan Tajam
RedaksiIndeks

HUT ke-63 Brigif 9/DY/2 Kostrad, Pengabdian Prajurit Tak Hanya di Medan Tugas, tetapi Juga untuk Kesehatan Rakyat

Radar Indonesia

BONDOWOSO, RADAR INDONESIA. COM– Pengabdian prajurit TNI tidak hanya diukur dari kemampuan menjaga kedaulatan negara dan menghadapi tantangan tugas militer. Kepedulian terhadap kesulitan masyarakat juga menjadi bagian penting dari tanggung jawab pengabdian kepada bangsa.

Semangat tersebut diwujudkan Brigif 9/DY/2 Kostrad melalui kegiatan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 Brigif/9/DY/2Tahun 2026.

Kegiatan berlangsung pada Sabtu (7/11/2026), mulai pukul 07.00 hingga 15.00 WIB, bertempat di kediaman H. Singgih, Desa Tanahwulan, Kecamatan Maesan, Kabupaten Bondowoso. Pelaksanaannya melibatkan tenaga medis Puskesmas Maesan dan personel kesehatan satuan Brigif 9/DY/2 Kostrad, Personel 509 BY/9/2 Kostrad, Personel 514 SY/9/2 Kostrad, dan Personel 515 UTY/9/2 Kostrad

Dalam sambutannya, Danbrigif 9/DY/2 Kostrad M. Slamet Wijaya S. Sos., M. Han, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda sosial untuk memeriahkan peringatan hari jadi satuan. Lebih dari itu, pengobatan gratis merupakan bentuk nyata implementasi tema HUT ke-63, yakni “Handal dan Tangguh dalam Pengabdian, Siap Menjaga NKRI.”

Menurutnya, profesionalisme seorang prajurit tidak hanya tercermin dari kemampuannya dalam bertempur maupun kesiapan menjaga kedaulatan negara, tetapi juga dari kepedulian, ketulusan, dan kehadirannya dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat.

“Seorang prajurit yang handal bukan hanya prajurit yang mahir menggunakan senjata, tetapi juga yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Demikian pula prajurit yang tangguh bukan hanya mereka yang kuat menghadapi tantangan tugas, melainkan juga mereka yang memiliki kepekaan sosial, jiwa kemanusiaan, dan semangat pengabdian tanpa pamrih,” demikian penegasan dalam sambutannya.

Ia menyampaikan, kesehatan merupakan kebutuhan mendasar yang menjadi fondasi terbentuknya keluarga kuat, lingkungan produktif, serta bangsa yang tangguh.

Baca juga
KDS Situbondo Sulap Area Parkir Jadi "Little Bangkok" Lewat Festival Kuliner Thailand

Karena itu, Brigif 9/DY/2 Kostrad berharap kegiatan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya warga yang masih menghadapi keterbatasan dalam memperoleh pelayanan kesehatan.

Meski mengakui kegiatan tersebut belum mampu menjangkau seluruh kebutuhan masyarakat, pihaknya berharap pelayanan kesehatan gratis itu memberikan manfaat nyata sekaligus meningkatkan kesadaran warga untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga.

Danbrigif juga menekankan pentingnya menjaga hubungan harmonis antara prajurit dengan masyarakat. Dukungan, doa, dan kepercayaan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam menunjang pelaksanaan tugas pengabdian TNI.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya turut menyampaikan apresiasi kepada H. Singgih atas inisiatif, kepedulian, dan dukungannya sehingga kegiatan pengobatan gratis dapat terselenggara dengan baik.

Apresiasi juga diberikan kepada tenaga medis Puskesmas Maesan, personel kesehatan Brigif 9/DY/2 Kostrad, panitia, serta seluruh pihak yang terlibat.

Adapun pelayanan yang disediakan meliputi pemeriksaan umum, mata, jantung, laboratorium, gigi, mulut, hingga pemeriksaan payudara. Masyarakat yang mengikuti kegiatan diwajibkan membawa KTP atau kartu keluarga sebagai persyaratan pendaftaran.

Melalui kegiatan dalam rangka HUT ke-63 ini, Brigif 9/DY/2 Kostrad berharap kedekatan TNI dengan masyarakat semakin kuat. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya menghadirkan rasa aman, tetapi juga memberikan manfaat dan menjadi bagian dari solusi atas persoalan yang dihadapi rakyat.

Sebab, pengabdian kepada bangsa dan negara tidak hanya diwujudkan melalui penjagaan kedaulatan, tetapi juga melalui kepedulian nyata terhadap kehidupan masyarakat.